Tampilkan postingan dengan label intern. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label intern. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Mei 2012

Restricted/ Dewasa*


"Kak, oral seks itu kaya apa yah?" Matanya yang besar menatap saya lurus-lurus, polos, tanpa disertai satupun ekspresi aneh di wajahnya.
"Hah?! Maksud kamu?" Sedangkan saya kaget setengah hidup, tiba-tiba ditanya begitu. Apalagi di tengah-tengah diskusi kelompok.
"Iyah Ka, maksudnya mulut ke mulut atau bagaimana?" Lagi dengan tatapan polosnya dia menatap saya lekat-lekat.
Nah loh! Bagaimana saya harus menjelaskannya (dengan bisik-bisik di antara kerumunan teman-teman lainnya)?

Yah, yah, yah. Memang pada saat itu saya dan teman-teman lainnya sedang membahas penyakit-penyakit infeksi menular seksual (IMS), jenis-jenis sifilis, gonore, dan teman-temannya. Yah memang ada hubungannya, pertanyaan teman saya itu dengan topik diskusinya. Tapi, tapi, tapi saya dan dia bukan lagi anak SMA, melainkan mahasiswi tingkat akhir suatu perguruan tinggi negeri. So sad but true :|

(mulut)+(mulut)= ciuman bukan sih???

Sebenarnya agak ngeri saya mendengarnya, ironis saja, kita boleh tahu dan mengerti apa itu penyakit-penyakit menular seksual dari A sampai Z, tetapi kita tidak benar-benar tahu hal-hal dasar mengenai 'seksual' nya itu sendiri. Eh, eh, eh. Bukan berarti saya expert dalam hal ini. Saya juga minim pengetahuan mengenai hal-hal di atas. Tiiit. *sensor 

Beberapa teman dekat saya (yang sama-sama 'menderita' di China) pasti tertawa guling-gulingan membaca pernyataan saya di atas. Eh, maksud loe?! 

Bener deh teman-teman, pendidikan seks dini itu penting. Yah bukannya untuk segera dipraktekkan atau bagaimana. Sekedar tahu dan untuk langkah penanggulangan aja. Ga ada salahnya toh? Daripada dibohongi orang atau terlambat tahu :) Duh Dev, gaya bicara loe dah kaya seks expert therapist gitu (channeling dr. Boyke) :p

"Dev, cara pake kondom gimana sih?" Bagaimana hayoh? Kalo misalnya di search di Google atau di Youtube ada ga yah? Hahaha (ada tau, di Wikipedia aja ada). Tapi pertanyaan ini wajar, karena ditanyakan waktu awal-awal saya masuk kuliah. Kira-kira masih belasan tahun lah usianya (akhir-akhir, kalo ga delapan belas yah sembilan belas). Bersyukur saya SMA di sekolah khusus perempuan, yang entah bagaimana, kami mendapatkan penjelasan tentang kegiatan biologis ini secara gamblang dan lumayan mendetail. Kami boleh bertanya sepuas-sepuasnya, seaneh-anehnya atau bahkan sepolos-polosnya sampai-sampai petugas penyuluhannya kipas-kipas 'kegerahan' sambil terus-menerus menelan ludah. 

Hei kamu, yang pernah bertanya perihal alat kontrasepsi berbahan latex ini, apa kabar? Pasti sekarang sudah tahu dong jawabannya dan prakteknya secara langsung. Hoho. Wajarlah, kan sudah menjadi Mrs. Someone ;) 


Tidak ada hubungannya antara gambar ilustrasi dengan cerita, saya suka aja :)

Tulisan ini dibuat sebagai 'pengganti' tugas saya menelaah lebih lanjut penyakit gonore, seandainya saja bisa, pasti tugas itu sudah selesai sejak dulu :p (info ga penting).

*Anak-anak di bawah 17 tahun, please jangan dibaca yah (pemberitahuan yang terlambat).

Minggu, 11 Januari 2009

Awalnya

Mungkin ketakutan berkembang yah, atau malah menyusut? Dulu saya hanya takut pada suatu kemungkinan, disuruh jalan sendirian ke kamar mayat. Sekarang ketakutan saya jadi lebih banyak lagi. Sama mayat sih sudah tidak takut, malah mayat tidak menakutkan, dia tidak bisa membentak-bentak dan mencari-cari kesalahan kita. Sekarang saya lebih takut akan pilihan-pilihan saya sendiri. Sebagai seorang mahasiswa kedokteran di negeri orang membuat saya harus berpikir berputar-putar. Ini kali keduanya saya internship di rumah sakit, tahun lalu saya melakukannya sebagai bagian dari program S1, sedangkan sekarang untuk program S2. Kesannya sama, ga enak. Tahun lalu saya masih bisa berbagi dengan 2 teman asing saya, yang satu asli Cina dan satu lagi Vietnam. Tahun ini saya menjalankannya sendirian. Baru 3 hari saya masuk, rasanya sudah bertahun-tahun. Padahal saya memang butuh-butuh bertahun-tahun untuk menyelesaikannya: 3 tahun!

Mungkin saya sudah lupa bagaimana menikmati proses dan cara sebelum akhirnya kita mendapatkan hasil yang biasanya, biasa saja kesannya.

Label

cerminan (23) daily (11) filosofi (1) fotografi (3) fragrance (3) jalan (5) khayal (10) musik (2) pandangan (4) photography (2) real (15) renungan (7) rumah sakit (6) santai (3) tuan puteri (2) waktu (6) weekend (6)