Tampilkan postingan dengan label santai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label santai. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Februari 2009

4 S (Senyum-Senyum Sendiri Saja)


Masih sama temanya, senyum. Kemarin saya sempat 'jalan-jalan' sebentar, sehabis pulang kantor. Tujuannya yah seperti biasa, belanja (keperluan) mingguan. Saya sempat kembali ke apartmen sebentar untuk mengambil mantel-mantel musim dingin yang perlu di laundry. Lalu dari apartmen saya naik Metro sampai ke pusat perbelanjaan. Senyum-senyum itu pun bermula dari sini. Di dalam metro saya sekilas melihat seorang pria dengan sebuah bouquet bunga mawar pink di tangannya, dia senyum-senyum sendiri sambil terkadang menatap ke luar jendela. Hem, kalau ini sih mudah ditebak. Pasti dia janji ketemuan dengan kekasih atau calon kekasih atau calon isterinya. Wajar. Seturunnya saya dari Metro, saya berpapasan lagi dengan seorang perempuan, yang berjalan dengan riang-gembira dan untungnya dia tidak bersayap, dia pun senyum-senyum sendiri. Saya pun membalas senyumnya. Lah? Satu bentuk keisengan dan penasaran saya. Yah, boleh dong berharap kalau ternyata perempuan itu salah satu rekan kerja saya. Apa yang saya dapatkan sebagai balasan? Perempuan itu berhenti tersenyum dan menatap saya dengan aneh. Haha. Ternyata dia tidak kenal saya. Melanjutkan berjalan kaki dan saya berpapasan dengan tiga orang pria yang masih berpakaian kantor, berstelan jas, masing-masing dari mereka juga mengulum senyum kecil. Padahal mereka tidak sedang bercakap-cakap. Mungkin mereka kedinginan atau memang akhir minggu membuat kita senang dan berbunga-bunga yah?

Minggu, 25 Januari 2009

Senyum


Hari ini saya resmi libur. Saya menghabiskan sebagian waktu untuk bersantai. Tidak ada yang spesial, bangun siang, menonton film seri, mandi sore-sore dan window shopping yang berujung belanja juga. Cuci gudang menjelang tahun baru Imlek. Itu sih biasa. Saya menyempatkan diri mampir di Starbucks untuk 'mencicipi' produk khusus tahun baru Imlek mereka, honey orange latte. Nah, yang luar biasa adalah para barista di sana. Mereka ramah luar biasa (hanya terhadap saya?). Apa kelihatan yah, kalau saya orang asing? Setiap kali saya bersitatap dengan salah satu dari mereka (ada tiga barista perempuan di sana), pasti mereka langsung tersenyum. Haha. Kan tidak enak juga kalau senyum mereka berakhir sia-sia. Saya pun membalasnya. Yah, nyaris 45 menit saya di sana, saya sibuk berbalasan senyum dengan mereka. Keep smiling and the sun will shine :)

Minggu, 18 Januari 2009

Serupa

Seperti jatuh cinta. Lega rasanya memiliki sedikit waktu untuk beristirahat. Kemarin saya memutuskan untuk masuk setengah hari saja. Siangnya saya pergi 'jalan-jalan'. Pergi mengisi kartu bus, di tengah jalan tidak lupa saya beli gorengan untuk cemilan makan siang. Saya berjalan melenggang santai, sambil senyum-senyum bahagia. Fiuh. Leganya. Sehabis itu saya kembali ke apartment, mengambil mantel yang perlu di laundry, lalu pergi lagi. Saya memutuskan untuk makan siang di Ajisen, sempat bingung antara Tian Lu Sushi, resto Korea yang baru buka atau Ajisen. Akhirnya saya ke Ajisen dengan pertimbangan, malas. Ajisen terletak di satu komplek dengan Carrefour dan tempat laundry langganan saya. Selesai makan, saya menaruh mantel, dan berakhir belanja mingguan di Carrefour. Ramai. Saya 'tersedot' di dalam putaran keramaian manusia. Saya diam dan terhenti di tengah-tengah keramaian, di mana semua orang berteriak ramai, bersemangat menghadapi tahun baru, bergegas mendorong keranjang belanjaan mereka. Saya diam, mengamati, tanpa ada rasa apapun. Selesai berbelanja, saya menyempatkan diri membeli segelas 'bubble tea' dan menikmatinya sambil berjalan pulang ke arah stasiun Metro terdekat. Oiyah, sempat berhenti sejenak untuk mengistirahatkan tangan, pegal membawa belanjaan, di bangku taman. Ternyata banyak sekali kakek-kakek dan nenek-nenek yang duduk-duduk di sana. Padahal suhu udara di luar lumayan dingin, masih di bawah 10 derajat, dan sudah lumayan sore, jam 4 an.

Sesampainya saya di apartment, saya langsung mencuci baju, menyapu, dan membereskan barang belanjaan tadi. Lumayanlah, beristirahat sejenak dari segala rutinitas.

Satu minggu sudah berlalu lagi. Berjuang (kembali) untuk minggu berikutnya.

Label

cerminan (23) daily (11) filosofi (1) fotografi (3) fragrance (3) jalan (5) khayal (10) musik (2) pandangan (4) photography (2) real (15) renungan (7) rumah sakit (6) santai (3) tuan puteri (2) waktu (6) weekend (6)