Rabu, 27 Januari 2010

Game On!

Deuh, sepertinya isi blog ini ‘kelam’ sekali. Isinya keluhan melulu. Hari ini (kemarin tepatnya) gw memutuskan untuk menjadi ‘pemain’. Capek ah jadi penonton melulu, yang hanya bisa diam dan menyaksikan. Sebenernya sih gw bosen sama apa yang gw tonton belakangan ini. Haha. Ceritanya gampang ditebak dan ‘lurus-lurus’ aja. Maap yah buat pihak-pihak yang nantinya jadi deg-degan dan sedikit sakit hati. Percaya deh sedikit ‘percikan’ dalam kehidupan bisa menambahkan nafsu makan. Maksudnya? Yah, sedikit banyak bikin stress, akibatnya hasrat ngemil (buat gw) pun bertambah ;)

Sabtu, 23 Januari 2010

Gombal!

Apa kita berhak menyalahkan perasaan seseorang untuk mencintai? Apa salah kalau tiba-tiba seseorang itu berhenti mencintai di tengah-tengah perjalanannya? Apa perasaan itu bisa terus-menerus kita paksakan?

Awalnya aku mencintai dia, dengan seluruh emosi dan perasaan yang ada. Seribu kata-kata cinta terucapkan. Segenap rasa kasih tercurahkan.

Sentuhan lembutnya, ciuman manisnya. Semua masih terasa indah. Aku tidak lupa semua itu, aku masih mengingatnya.

Aku mencintai dia, dia yang bukan dia. Rasa itu hilang perlahan. Rasa itu memudar. Sakit rasanya. Jahat dan tidak berperasaan. Apa aku lupa janji-janji manis di awal pertemuan kita?

Aku bilang: lupakan! Aku, aku mencintai dia yang lain. Dia yang merupakan sahabat baikku, yang kataku tidak akan pernah aku jatuh cinta padanya.

Maaf, maaf, maaf. Aku tidak bisa. Aku tidak bisa melanjutkan semua ini.

Satu hal, cintaku dan sayangku padamu adalah sebenarnya, tidak pernah aku bermaksud menyakiti atau membohongimu. Aku sayang kamu.


BIG LIAR!

Minggu, 17 Januari 2010

Gerhana 2

Meralat 'terbitan entri' kemarin. Ternyata reaksi yang gw alami kemarin, ketika gerhana itu terjadi adalah wajar. Apa yang gw lakukan kemarin? Gw tidur seharian! Padahal gw tidur cukup semalamnya, bahkan berlebih. Sekitar pukul 3 sore lewat sedikit, gw merasa resah, deg-degan, dan tiba-tiba mengantuk. Beberapa kali gw menguap. Kekurangan oksigen kah? Sepertinya tidak, jendela balkon sengaja gw buka lebar-lebar. Gw berharap bisa menyaksikan gerhana matahari cincin ini secara langsung. Tapi sejak pagi, cuaca tampaknya kurang bersahabat. Kabut tebal menutupi sebagian besar kota ini. Sedih juga.

Setengah empat. Berdasarkan berita yang gw baca, gerhananya dimulai pukul 15:20 sampai 16:50 waktu setempat. Tapi kok ini ga ada tanda apa-apa yah? Saat itu gw sudah meringkuk di dalam selimut, bersiap-siap tidur. Sesekali gw mengintip ke arah jendela balkon, sambil mengira-ngira di manakah sang matahari berada? Sudah mulaikah? Gelisah, antara mengantuk dan penasaran ingin menyaksikan langsung. Gw merasa langitnya bertambah gelap. Tapi sekarang kan winter, wajarlah kalau jam 5 sore gini langitnya gelap. Iyah kan yah? Hoam. Kali ini gw tidur dengan suksesnya. Baru terbangun, sekitar jam 7 malam dengan perasaan galau. Yah, ga jadi liat mataharinya ilang. Coba tadi gw keluar dan berusaha mengejar, maksudnya mencoba mencari-cari spot lain, yang siapa tahu bisa terlihat.

Malamnya gw mencari-cari di internet, ada beberapa video amatir (diambil pake hape) tentang gerhana hari ini. Ternyata beberapa orang itu juga tidak menemukan apa-apa. Hanya kabut tebal, awan tebal, mendung dan berawan. Mereka cuma berkata "Seharusnya sudah waktunya. Namun, sepertinya tidak terjadi apa-apa di sini."

Oiyah, mengenai perilaku gw kemarin, yang tiba-tiba mengantuk, ternyata itu wajar. Wajar bagi hewan-hewan! Hua. Yups, beberapa artikel dan jurnal menyebutkan secara pasti kalau perilaku hewan-hewan seperti burung, harimau, macan, dan beberapa hewan lainnya memilih untuk diam dan tidur selama gerhana berlangsung. Kecuali hewan-hewan malam seperti beruang dan serigala, mereka berubah menjadi hiperaktif! Wow, ternyata gw adalah seorang 'morning-person', selama ini gw ngerasa kalo gw tuh 'night owl (person)', soalnya gw lebih aktif di malam hari. Eh, ternyata bukan yah.

Masih penasaran, sampai kemarin (dan hari ini) gw masih mencari-cari beritanya. Ternyata, gerhana itu muncul di kota ini! Hiks. Dikatakan kalau kota ini sangatlah beruntung, karena bisa menyaksikan di menit-menit terakhir, ketika para penonton di alun-alun kota mulai berbondong-bondong pulang dengan rasa kecewa, tiba-tiba angin besar bertiup dan menyingkirkan awan dan kabut tebal di atas sana. Terlihatlah, detik-detik penghabisan, ketika bayangan sang bulan perlahan-lahan meninggalkan keperkasaan cahaya mentari. Tara! Mereka bersorak. Gw? Hua! Kenapa gw ga ke sana? Yah, karena elo tidur Dev. Geez.

Hikmah: Kesempatan selalu ada, tergantung bagaimana kita menyikapinya. Menunggu dan diamkah? Pada akhirnya terlewat begitu saja. Berusaha mengejar dan berlarikah? Memang menjadikan kesempatan mendapatkannya lebih besar. Namun, apa yang terjadi kalau angin nya tidak jadi bertiup? Tapi kan setidaknya elo sudah berusaha. Kecewanya jadi ga double, kecewa karena tidak bisa medapatkan, dan kecewa karena tidak berusaha. Setidaknya kalau berusaha kita mungkin bisa mendapatkannya ;)

Sabtu, 16 Januari 2010

Gerhana

Argh. Kecewa, karena kemarin tidak bisa menyaksikan secara langsung gerhana matahari cincin terlama dan terindah dalam 1000 tahun ini. Sedih, karena hari ini cerah, sedangkan kemarin berawan dan berkabut. Padahal lokasi gw berada sekarang merupakan salah satu titik yang memungkinkan untuk menyaksikan langsung fenomena tersebut. Apa boleh buat, takdir berkata lain. Haha.

Jumat, 15 Januari 2010

Perlu mundur? Harus kembali ke masa itu kah? Meminta kembali semua yang sudah berlalu. Memohon. Berharap semuanya kembali seperti dahulu kala.

Aku berharap dia ada dan menemani. Tawanya, leluconnya, cerita-ceritanya.

Senin, 11 Januari 2010

Awkwardness

Tahun 2010 ini dipastikan gw akan menjadi 'obat nyamuk'. Kemungkinan bertambah satu sahabat gw yang akan membawa 'pasangannya' ke sini. Ada satu sahabat yang kemungkinan 'jadian' dengan satu senior gw. Berhubung komunitas manusia (Indonesia) di sini sangatlah terbatas. Tersisalah gw, satu senior dan seorang sahabat. Sahabat gw yang terakhir itu kemungkinan akan sibuk dan 'asyik' dengan dunianya yang baru. Dipastikan dia akan jarang berkumpul bersama kami. Hua!

Oiyah, teringat sesuatu, ternyata memang lebih susah untuk mempertahankan daripada mengejar atau berusaha meraih sesuatu yah. Kalau urusan kejar-mengejar, pastinya kita tahu apa target dan tujuannya. Coba bayangkan kalau kita yang dikejar! Perlu mempertimbangkan waktu untuk menoleh ke belakang, melihat sekeliling, dan memperkirakan. Target sudah dicapai tetapi target akan terlepas kalau kita tidak tahu apa yang diusahakan pengejar-pengejar lainnya. Sebagai pengejar, kita bisa langsung melabrak, tanpa perlu ambil ancang-ancang. Toh, kalau belum berhasil, kita masih bisa berusaha.

Entah apa yang sedang berputar-putar di dalam pikiran gw sekarang. Satu sama lain kayanya ga nyambung, tidak berkaitan.

Rabu, 06 Januari 2010

Peruntungan, Karier, Cinta, dan Keuangan

Kita boleh bermimpi tentang mimpi-mimpi, yang tidak akan ada habisnya. Semoga.
Semoga saya tidak kehilangan mimpi-mimpi itu. Karena kalau mimpi-mimpi itu lenyap, saya akan benar-benar sendiri, tanpa sayap, tanpa kaki. Tidak bergerak.
Mimpi-mimpi itu menjadi pudar, karena sebagian berubah menjadi nyata, sebagian lagi kehilangan pesona dan daya tariknya. Saya pun menjadi bosan dan lelah untuk mengejarnya.
Argh, seharusnya semangat itu menular, seharusnya.
Ketika semua, hampir rata-rata orang-orang di sekitar saya bermimpi dengan indahnya, bercinta dengan manisnya (dengan mimpi maupun kenyataannya). Saya terjaga, tanpa kesadaran. Saya tertidur, tanpa mimpi-mimpi.
Sedih merasa tertinggal, tidak berkembang, stuck.

Capek ah mengasihani diri-sendiri, ga ada gunanya juga, menghambat karena kebanyakan mengeluh. Bukannya menjadi lebih produktif dan aktif, sehingga hasilnya juga lebih bagus :D

Tertawa. Haha. Di atas penderitaan sendiri.
Oops. Sudah hari ke enam di tahun yang baru ini, tahun 2010.

Semangat! :D

Label

cerminan (23) daily (10) filosofi (1) fotografi (3) fragrance (3) jalan (5) khayal (10) musik (2) pandangan (4) photography (2) real (15) renungan (7) rumah sakit (6) santai (3) tuan puteri (2) waktu (6) weekend (6)