Sabtu, 26 Desember 2009

Let It Be

Gw pengen bisa berkhayal seperti seorang sahabat, gw pengen bisa berkeyakinan kuat dengan apa yang gw harapkan. Tapi bukankah waktu berlalu? Bukankah keinginan tidak hanya satu? Ada yang bilang, jangan terlalu berharap, karena kadang harapan membuat kita lupa dan kecewa. Nasib katanya. Kita bisa berandai-andai memiliki istana yang indah, suami yang serba sempurna, keluarga yang lengkap dan bahagia, uang yang berlimpah dan masih banyak lagi. Namun, apakah kita dijinkan untuk merasakan itu semua? Apa memang impian itu menjadi jatah kita? Eh, siapa tahu. Namanya juga berkhayal. Nyokap gw mengajarkan, kalau kamu mau berkhayal dan berandai-andai, jangan yang remeh-temeh (maksudnya yang biasa dan sederhana), sekalian yang besar dan yang kemungkinan untuk dicapainya sangat kecil. Percuma kalau kamu diberi kesempatan untuk berkhayal, kamu hanya menginginkan kedamaian di hati dan di bumi. Sepele. Tapi, kalau itu bukan khayalan, itu sudah menjadi kewajiban kita lah. Mungkin gw harus mulai berkhayal bisa berada di 7 negara dalam waktu satu hari. Haha. Itu sih ngaco. Eh, siapa tau hal itu bisa terjadi, terserah yang mengkhayal dong.

Tapi semuanya ga lepas dari waktu (kayanya gw demen banget ngomongin waktu), kita ga bisa memburu waktu, melambatkan, atau melewatinya. Gw ga suka ujian, gw pengen gw ga usah ikut ujian. So, gw skip sampe hasil ujian itu keluar, atau sekalian sampe gw lulus kuliah. Loh, apa asyiknya? Elo ga tau apa yang elo hadapi, tiba-tiba ada hasilnya. Terus elo mo ngapain? Ujian-ujian lainnya, yang tertulis maupun tidak, yang resmi dan yang tidak, sudah menanti loe di lain waktu dan kesempatan. Sama aja kan. Kalo semuanya di skip, dilewati, bertambah pendek lah usia loe, bertambah sedikit lah pengalaman loe di bumi ini. Haha. Extreme.

Aku mau hidup seribu tahun lagi (begitu Chairil Anwar bersajak).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label

cerminan (23) daily (10) filosofi (1) fotografi (3) fragrance (3) jalan (5) khayal (10) musik (2) pandangan (4) photography (2) real (15) renungan (7) rumah sakit (6) santai (3) tuan puteri (2) waktu (6) weekend (6)